Camping Di Pulau Tidung Ala Backpacker

Kita hanya menghabiskan biaya 150K perorang untuk bisa merasakan Camping di Pulau Tidung Ala Backpacker,muraaah banget kan cocok untuk kantong seperti kita-kita yang haus akan liburan namun minim pemasukan. Kebanyakan orang untuk bisa menikmati panorama pulau Tidung lebih memilih dengan bantuan jasa/agen perjalan Open Trip yang harganya berkisar 350K per orang. Itu juga meeting pointnya di dermaga kali Adem atau Pelabuhan Muara Angke dan belum termasuk pengeluaran ongkos pribadi untuk menuju lokasi Meeting Point.

Ditambah lagi harga segitu tergantung kuota,kuotanya semakin banyak harga semakin murah. Yang jadi permasalahnya itu ?? Anggap saja sobat mau liburan ke Tidung berdua dengan pasangan,gebetan,mantan ataupun selingkuhan cuma sobat tidak mau ada orang lain yang menganggu. Sobat bisa kok menggunakan jasa agen perjalanan. Harganya berkisar 650 ribu/orang di kali 2 menjadi 1.3 juta. Dengan harga segitu sobat bisa menikmati liburan bersama cem-cem’man tanpa ada orang lain yang menggangu. Dengan catatan harga bisa saja berubah terutama saat peak season tiba.

“Mahal kan….!!!”

Alternatif lainnya sobat bisa ikut rombongan orang lain dalam satu trip cuma resikonya sobat menyatu dengan rombongan orang lain yang sebelumnya tidak sobat kenal. Yang saya bilang tadi semakin banyak kuotanya harga semakin murah. Jika sobat terbiasa ikut berbagai macam open trip,itu bisa jadi pilihan. Namun bagaimana jika tidak terbiasa atau belum pernah mencoba ikut open trip,bisa-bisa pasangan,cem-cem’man ataupun selingkuhan di culik bahkan di gebet sama peserta lain. Hayooo sobat mau berkata apah ??  ketika cem-cem’man sobat terlibat benih-benih asmara yang mengelora dengan peserta lain. Tetap di jaga yaah,istilah pepacor Perebut Pacar Orang itu sekarang lagi berkembang dan sudah buka cabang dimana-mana.

Baaayy deeeee waaaaayyy bagaimana ? mau pakai jasa agen open trip  atau mau ala Backpacker,ala Backpacker yang saya maksud disini bisa dengan camping ataupun bisa dengan menyewa homestey.

Camping Di Pulau Tidung Ala Backpacker
Camping Cantik Di Pulau Tidung

BANG ??? SAYA MAU ALA BACKPACKER AJA DEH BANG !!! TAPI SAYA TIDAK PUNYA TENDA,KALAU SEWA HOMESTAY DISANA BERAPA DUIT BANG !

Karena saya belum pernah mencobanya,tapi sudah saya riset sendiri. Jadi tenang aja saya akan bantu menjawab.  Untuk harga sewa penginapan pulau Tidung (Homestay) berkisar 300 ribu-500 ribu dan harga bisa berubah jika musim liburan. Jika homestay yang di sewa langsung berhadapan dengan laut/pantai harga pasti lebih berbeda. Fasilitas juga starndart tidak jauh berbeda dengan fasilitas homestay pada umumnya.

Jadi bagaimana,mau dengan jasa paket perjalanan atau mau dengan ala sedarhana tapi berkesan,semua tergantung sobat mau keliatan liburan yang elegan,trendy,hi-class,atau mau ala ngegembel dengan cara camping di pulau Tidung ala backpacker.

Baca Juga : Serunya Body Rafting Curug Naga Bogor

Kita sengaja tidak menggunakan jasa agen Open Trip untuk membuktikan kalau hanya bermodal 150K per orang kita bisa kok merasakan keindahan pulau Tidung namun tidak tidur di villa,hotel,homestay dll. Tapi dengan cara ngegembel. Karena buat saya ? liburan itu ‘gak mesti mahal dan masih banyak cara untuk menghemat anggaran pengeluaran.

“Tulisan ini di buat untuk sobat yang mau rasakan liburan dengan sentuhan kasih sayang yang berbeda,terutama yang haus akan liburan namun minim pemasukan uang dan kurangnya kasih sayang alam”

BAGAIMANA CARANYA BANG !!!

Gampang kok,perbanyak riset…………… hahahahah simple !!!! Oke perinciannya seperti ini,disimak yah ! Rincian ini saya tulis karena saya start dari rumah dengan menggunakan sepeda motor.

  • Biaya penitipan motor selama 2 hari di pelabuhan Kali Adem : 25 ribu/motor
  • Kapal PP+Ferron : 95 ribu/orang
  • Uang kebersihan/retribusi camping (sukarela) kita bayar saja : 10 ribu/orang
  • Bensin PP : 20 ribu/motor
  • Jika di total kan semua menjadi 150 ribu/orang

 “Istimewa kan !!! Murahnya….”

PROFIL SINGKAT PULAU TIDUNG

Pulau Tidung masuk administratif Kepulauan Seribu Jakarta. Diantara pulau-pulau lainnya di Kepulauan Seribu,pulau Tidung pilihan teristimewa untuk sobat yang mau mencoba sensasi camping disini. Pulau Tidung terbagi menjadi dua wilayah. Pulau Tidung besar dan Pulau Tidung kecil yang di pisahkan oleh jembatan cinta. Jembatan tersebut merupakan ikon pulau Tidung yang begitu memikat para pengunjung untuk selfie-selfie,loncat indah,menantikan sunset atau boleh juga untuk menembak/menyatakan cinta kepada cem-cem’an. Pasti di terima deh….!!!

Camping Di Pulau Tidung Ala Backpacker
Di Jembatan Cinta
Camping Di Pulau Tidung Ala Backpacker
Welcome To Pulau Tidung Kecil

For Your Informations = Pulau Tidung besar merupakan pulau yang berpenghuni,sementara pulau Tidung kecil di jadikan tempat konservasi hutan mangrove dan tidak berpenghuni. Dan di pulau Tidung kecil lah yang di jadikan spot camping buat para pengunjung.

“Dilarang keras mendirikan tenda camping di pulau Tidung besar kalau ‘gak mau di sambit warga…”

ADA APA SAJA BANG, DISANA ???

Disini sobat bisa menyewa banana boat,snorkeling,diving,keliling pulau dengan sepeda atau buat yang jago lompat indah !!! Banyak yang bilang,kalau berkunjung ke pulau Tidung belum terasa faedah nya jika belum mencoba lompat bebas dari jembatan cinta.

“Eeiittss… Jangan bunuh diri ya buat yang lagi galau,jembatan cinta terlalu indah untuk di jadikan spot bunuh diri..”

FASILITAS DISANA BANG ???

Tenang dan jangan khawatir terutama buat sobat yang hidupnya tidak bisa lepas dari colokan listrik. Pihak pengelola sudah menyiapkan segala fasilitas untuk memanjakan para pengunjung seperti Mushola,toilet,tempat charger HP/kamera dan sebagainya itu semua gratiiiissss….!!!!!

TIKET MASUKNYA BANG ???

Tidak ada harga yang di tetapkan oleh pengelola untuk para pengunjung yang mau camping. Sobat hanya di pinta biaya sukarela saja,dan biaya itu di pakai untuk perawatan dan kebersihan. Syaratnya sobat harus lapor kepada petugas setempat dengan menyerahkan dan meninggalkan KTP per kelokpok di buku tamu.

Baca Juga : Pesona Umbul Ponggok Yang Menawan

“Penting !!!! Kerena ini merupakan tempat konservasi,sobat jangan sembarangan masuk tanpa izin terlebih dahulu kepada petugas setempat”

Waktunya pun bebas ! Mau sehari,seminggu,sebulan atau setahun pun boleh asal laporan terlebih dahulu,dan yang paling penting taati peraturan yang telah di berikan,seperti :

  • Dilarang membuang sampah sembarangan
  • Dilarang membawa obat-obatan dan minuman keras
  • Dilarang merusak ekosistem alam
  • Dilarang berbuat asusila
  • Bagi yang membuat api unggun,jangan di tinggalkan jika masih dalam keadaan menyala

PERBANYAK ISTIGFAR DAN TOBAT !!!

Kenapa ? jangan kaget jika misalnya sobat jajan/makan disini. Saya sendiri awalnya kaget tapi setelah saya pelajari akhirnya saya ihklas. Waktu itu saya membeli nasi goreng seporsi seharga 25 ribu,es kelapa 1 buah seharga 20 ribu,rokok 25 ribu perbungkus. Saya langsung istigfar dan bertobat serta saya berjanji tidak akan mengulanginya kembali I’m promise.

Baca Juga : Solo Traveling Ke Jogja

Mahal harga tersebut harus kita maklumi,karena untuk belanja kebutuhan tersebut para penduduk lokal harus berbelanja ke daratan Jakarta. Dan itu rutin biasa di lakukan kadang seminggu sekali,dua minggu sekali bahkan satu bulan sekali.

Camping Di Pulau Tidung Ala Backpacker
Selfie Duluu….!!

Alternatifnya ialah,biar tidak kaget kejang-kejang pingsan dan kesurupan. Sobat bisa mensiasatinya dengan berbelanja terlebih dahulu sebelum keberangkatan.

BAGAIMANA CARA UNTUK BISA KESANA BANG ???

Untuk akses menuju pulau Tidung ada 3 alternatif pilihan. Bisa dari pelabuhan Kali-Adem (Muara Angke), Marina Ancol dan satu lagi dengar-dengar sih bisa yaitu pelabuhan Sunda Kelapa. Tapi saran saya lebih baik dari Kali Adem karena harga terjangkau untuk kantong para backpacker.Kecuali sobat golongan berduit yang pengen tampil elegen,cepat sampai,tanpa harus desak-desakan,pengen lebih eksklusif biar keliatan wibawanya sobat pilih saja dari Marina Ancol namun tarifnya lebih mahal karena menggunakan kapal Speed Boat. Sementara dari pelabuhan Kali Adem (Muara Angke) itu menggunakan Kapal Motor dan harganya sendiri sekali berangkat 45 ribu per orang.

Camping Di Pulau Tidung Ala Backpacker
Suasana Di Dalam Kapal

Penting !!!! Jika memilih start dari pelabuhan Kali Adem datanglah lebih awal Menginap di pelabuhan juga ‘gak apa-apa !!! Ingat yang mau liburan bukan hanya sobat saja,jadi datang lebih awal lebih baik untuk membeli tiket. Biasanya loket buka dari jam 5 pagi jika tiket habis loket langsung di tutup. Keberangkatan kapal juga sesuai prosedur Manifest. Jika kapasitas kapal 300 orang ? itu pun harus sesuai daftar dan nama para penumpang (Manifest) tidak boleh melebihi data Manifest. Misalnya yang sudah terdaftar.

Sebelum kapal berangkat nanti sobat akan di data ulang oleh petugas dan wajib memakai life jacket Pelampung demi keselamatan para penumpang. Kapal sendiri biasanya berangkat jam 8-9 pagi,jadi jangan sampai ketinggalan.

“Jangan sampai salah naik kapal ya ? dalam satu keberangkatan itu berbarengan dan berbeda tujuan. Seperti kapal yang menuju Pramuka,Harapan,Pari,Tidung dll. Perhatikan tiket dan liat nama kapalnya apa…??”

Camping Di Pulau Tidung Ala Backpacker
Penampakan Tiket KM Batavia Kali Adem-Tidung

TIPS BUAT YANG MAU CAMPING CANTIK DI PULAU TIDUNG

Ini penting banget ! Sesampainya di dermaga Pulau Tidung. Langsung saja mencari tiket pulang untuk ke esokan harinya. Jika tidak langsung mencari tiket pulang,bisa-bisa sobat tidak kebagian tiket pulang untuk esok hari. Nah…loh gak mau hal itu terjadi kan….?????

Camping Di Pulau Tidung Ala Backpacker
Saya Dan Partner

Pulau Tidung itu tidak sesepi yang sobat bayangkan. Jika sobat membayangkan pulau Tidung itu sepi dan sunyi. Itu salah besar,pulau Tidung itu ramai dan padat. Pemerintah juga menyediakan berbagai macam fasilitas untuk para penduduknya seperti sekolahan,lembaga pelatihan,rumah sakit dll. Jangan heran ketika baru pertama menginjakan kaki di pulau Tidung

 

A post shared by kemana-lagii (@rumilagi) on

Bagaimana,tertarik untuk mencoba Camping Di Pulau Tidung Ala Backpacker

30 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *