Tersesat Dan Keserupan Misteri Gunung Gede Pangrango

Kisah nyata Misteri Gunung Gede Pangrango kesurupan dan tesesat. Dari judul diatas Misteri Gunung Gede Pangrango episode kali ini penulis tidak menceritakan perjalanan wisata,tetapi penulis mengisahkan kisah nyata yang di alami oleh penulis. Kisah itu berawal saat pendakian Gunung Gede Pangrango tahun 2006 kisah lama tapi penulis masih ingat betul bagaimana peristiwa itu terjadi.
Gunung Gede Pangrango memang menyimpan sejuta keindahan dan merupakan Gunung terfavorit di Jawa Barat. Saking favoritnya hingga jumlah kuota Pendakian nya pun di batasi. Terdapat 3 jalur pendakian
1. Via Putri
2. Via Cibodas
3. Via Salabintana

Sudah banyak artikel yang menulis kisah Misteri Gunung Gede Pangrango,salah satunya

– Pendaki asal Bekasi,Sebelum meninggal Shizuko bertemu penunggu gunung gede,selengkapnya klik Di Sini
Setelah banyak membaca artikel tentang Misteri Gunung Gede Panggrango,akhirnya saya tertarik untuk menuliskan hal yang sama dan nyata yaitu Misteri Gunung Gede Pangrango kesurupan di Surya Kencana Gunung Gede.
Dalam setiap pendakian,tiap jalur punya kisah misterinya masing-masing,begitupun tiap pos atau selter pasti menyimpan historis cerita misteri sendiri. Kesurupan,tersesat atau bertemu dengan mahkluk halus merupakan momok yang di takuti para pendaki. Mendaki gunung itu memang menyenangkan,tapi kegiatan alam bebas yang satu ini kita harus juga menjaga dan menghormati leluhur penjaga gunung,entah mitos atau fakta tiap gunung punya penjaga atau di penghuni mahkluk halus. Dan saya percaya karena saya mengalaminya sendiri Misteri Gunung Gede Pangrango

Misteri Gunung Gede Pangrango yang pertama kita alami ialah Hypotermia.

Hal aneh itu saya temui ketika di Pos Kandang Badak,sebuah pos favorit para pendaki untuk mendirikan tenda sebelum Summit Attack menuju puncak Gede atau pun puncak Pangrango. Malam itu,banyak sekali anggota tim terutama kaum perempuan yang ngedrop kedinginan Hipotermia hingga tim kewalahan menanganinya. Wajar saja tim kewalahan karena dari semua kelompok kebanyakan pendaki pemula yang belum paham betul cara mengatasi ketika ada yang terkena Hipotermia. Namun secara perlahan lahan tim bisa mengatasinya.

Misteri Gunung Gede Pangrango yang kedua tim alami ialah tersesat dan tas putus

Tersesat Dan Kesurupan Misteri Gunung Gede Pangrango
Pos Kandang Badak
Pagi tiba setelah berkemas dan siap untuk Summit Attack menuju puncak Gede. Saya bersama temen saya memutuskan berangkat lebih awal untuk sampai lebih dulu di puncak Gede,mungkin karena kita egois dan meninggalkan tim untuk berangkat lebih awal,efeknya pun saya tersesat. Harusnya saya dengan tujuan puncak Gede,entah kenapa kaki ini membawa saya bukan ke rute menuju puncak Gede melainkan menuju rute ke puncak Pangrango. Saya menyadarinya ketika berpapasan dengan pendaki lain yang memberitahu kalau rute kita  ini jalur menuju Pangrango.Sempat panik dan khawatir,sementara tim yang kita tinggal pasti mencari kita. Dengan fisik yang mulai lelah kita putuskan turun dan berlari menuju Pos Kandang Badak,namun dalam perjalanan kembali menuju Pos Kandang Badak. Tiba tiba tas saya putus dan tentu saja ini akan memakan waktu karena harus memperbaiki tas saya yang putus tersebut. Untung saja saya membawa benang dan jarum

Misteri Gunung Gede Pangrango yang ketiga kesurupan di Surya Kencana

Ketika kembali mengejar tim yang pasti sudah tiba di Puncak Gede,dengan keadaan fisik yang sudah terkuras banyak. Sesampainya di puncak sebagian dari tim sudah menunggu kita di puncak. Mereka langsung membopong kita serta memanggul tas ransel kita. Kita pun di interogasi kenapa kita tersesat jauh. Ini bukan saatnya untuk berdebat sesama tim,yang penting bisa berkumpul kembali dengan tim ialah lebih utama. Saking lelahnya,hingga saya lupa untuk menikmati keindahan puncak gunung Gede dan lebih memutuskan untuk langsung menuju Surya Kencana,karena tim yang lain sudah mendirikan tenda di Surya Kencana.
Tersesat Dan Kesurupan Misteri Gunung Gede Pangrango
Alun Alun Surya Kencana
Menurut mitos Eyang Surya Kencana yang bersemayam di Gunung Gede, merupakan anak dari Dalem Wiratanu Datar hasil pernikahan dari wanita bangsa Jin. Raden Haji Suryakencana yang nama lengkap beliau adalah Raden Suryakencana Winata Mangkubumi merupakan seorang putra dari Pangeran Aria Wiratanudatar ( pendiri kota Cianjur) dan memiliki istri yang merupakan putri dari bangsa jin. Menurut babad Cianjur, Pangeran Surya Kencana dinikahkan oleh ayahnya dengan salah satu putri dari bangsa jin dan hingga kini bersemayam di Gunung Gede. Hal yang sama terjadi pula pada putri Jayasasana lainnya , Ny. R. Endang Sukaesih yang bersemayam di Gunung Ceremai dan R. Andika Wirusajagad yang menguasai Gunung Karawang.Konon kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango merupakan tempat bersemayam Pangeran Suryakencana. Sejarah dan legendanya merupakan kepercayaan masyarakat di sekitar, yaitu tentang keberadaan Eyang Suryakencana dan Prabu Siliwangi di Gunung Gede.
Bermalam di Surya Kencana memang merupakan moment indah yang jarang di temui. Ditemani kerlip bintang di langit dan hawa dingin yang sangat menusuk,pantas saja keindahan Surya Kencana menjadi magnet buat pendaki yang rindu untuk mendaki kembali gunung Gede Pangrango. Semakin malam suasana semakin sunyi,mungkin tim sudah melepaskan lelah dan tertidur lelap. Namun suasana berubah seketika,teman 1 tim tiba tiba berteriak menjerit meronta ronta entah apa sebabnya. Suasana yang tadinya sunyi sepi seketika berubah menjadi kacau,sepertinya teman satu tim kesurupan. Kita pun kompak bahu membahu untuk menyadarkan temen kita yang kesurupan itu,mulai dengan membaca doa,ayat kursi pokoknya kita tetap berupaya bagaimana supaya temen kita kembali tersadar. Karena kita takut,anggota tim kita merembet ikut kesurupan juga. Menurut Roh yang merasuki tubuh teman saya itu,Roh itu meminta tumbal untuk di bawa ke Salabintana,terlihat dengan jelas dari tatapan matanya dan gaya bicaranya yang memaksa dan meminta tumbal. Yang kita ketahui,Salabintana merupakan jalur bukan favorit di kalangan para pendaki,hanya pendaki profesional dan pemberani saja yang berani melawati jalur Salabintana. Biar suasana tidak semakin kacau,tim memutuskan membagi tugas,seperti tetap membacakan doa doa untuk temen kita yang kesurupan,ada yang memasak air hangat,ada yang menjaga suasana tetap kondusif seperti menghibur anggota yang panik dan ketakutan dan saya kebagian tugas mencari atau meminta bantuan ke tim pendaki lain. Saya pun langsung bergegas mencari bantuan ke tenda pendaki lain,hingga akhirnya dapat pendaki asal Bogor yang bersedia membantu tim kami. Saya pun kembali ke tenda untuk melihat situasi dan keadaan hingga akhirnya pendaki asal Bogor pun datang ke tenda kami. Setelah di bantu dengan doa doa,akhirnya teman saya tersadar dan suasana kembali kondusif. Namun beberapa jam kemudian tepatnya sebelum adzan Subuh,temen saya kembali kesurupan. Suasana yang tadi kondusif kembali kacau,tiada henti hentinya dengan di bacakan doa doa biar teman saya kembali tersadar. Menjelang pagi tiba,akhirnya temen saya kembali sadar. Satu tim pun kompak untuk tidak menceritakan peristiwa malam itu kepada temen satu tim yang kesurupan itu. Dia yang kesurupan itu akhirnya berbicara kepada saya,kenapa anak anak satu tim pada mendiamkan dia,dia pun menyadari tentang peristiwa semalam itu. Menurut pengakuan dia,ketika dia menunggu saya dan temen saya yang tesesat itu. Selama di puncak gunung Gede,ada sesosok makhluk gaib atau jin yang memperhatikan dia dan menurut pengakuan dia. Ketika di Pos Pancayangan,dia sudah di ikuti mahkluk itu hingga sampai dia kesurupan. Saya pun terdiam dan merasa bersalah,saya juga tidak mau berspekulasi dini bahwa makhluk atau jin itulah yang menyebabkan dia kesurupan. yang rencana satu tim mau bermalam satu malam lagi di Surya Kencana. Akhirnya tim kompak memutuskan untuk turun gunung untuk kembali pulang ke rumah masing masing. Dan ini akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan dari kisah nyata yang saya alami di Misteri Gunung Gede Pangrango
5 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *