Camping Di Pantai Sanglen, Masih Sepi! Kamu Harus Coba

Camping-Di-Pantai-Sangle.jpg

Gunung Kidul terkenal karena memiliki pemandangan alam berupa perbukitan dan pantai yang indah. Tak jarang banyak memilih melewati liburanya dengan cara berkemah, salah satunya Camping di Pantai Sanglen. Namanya terdengar asing karena belum banyak yang mengunjunginya. Pasir pantainya berwarna putih dan masih terlihat bersih.

Meskipun kalah populer dengan Drini ataupun Indrayanti, jangan salah, keindahannya tidak akan membuat bosan. Dari sekian banyak pantai di Gunung Kidul, Pantai Sanglen bisa dijadikan pilihan tepat untuk berkemah.

Berikut informasi buat kamu yang ingin merancanakan Camping di Pantai Sanglen.

Camping Di Pantai Sanglen, Bonus Sunset Dan Sunrise

Camping-Di-Pantai-Sangle.jpg
Dok : (@divapavitaa)

Menikmati keindahan sunset adalah salah satu dari sekian banyak tujuan orang ke pantai. Begitupula menantikan matahari terbit, jadi moment yang paling ditunggu-tunggu. Menjelang matahari terbenam, pantai ini menawarkan pemandangan yang indah. Mulai dari siluet perbukitan hingga warna jingga di ujung barat.

Tak kalah indahnya dengan matahari terbanam, pemandangan matahari terbitnya membuat hati menjadi syahdu. Moment tersebut menjadi salah satu cara terbaik menyambut pagi dan mengawali hari. Suara ombak dan hembusan angin laut, camping di Pantai Sanglen akan kembali menjernihkan pikiran kembali fresh.

Baca Juga : Catatan Perjalanan, Camping Di Bukit Kosakora Gunung Kidul

Bermain Api Unggun, Tracking Bukit, Memancing, Hamock, Camping Di Pantai Sanglen Jadi Terasa Asyik

Camping-Di-Pantai-Sanglen.jpg
Dok : (@rud.s19)

Salah satu kegiatan seru yang tak boleh dilewatkan ialah api unggun. Membuat api unggun merupakan salah satu bagian paling seru saat berkemah di alam bebas. Selain untuk masak memasak, kegiatan tersebut juga untuk menghangatkan suasana. Paling asyik melewatinya sambil bernyanyi riang atau ngobrol sesama kelompok.

Salah satu keunikan pantai Gunug Kidul ialah dikelilingi bukit. Disini kamu bisa tracking ringan atau sekedar mengelilingi bukit. Tidak terlalu tinggi, namun cocok untuk pemanasan. Dari puncaknya terlihat jelas hamparan cakrawala samudra yang begitu luas.

Jangan lupa membawa alat pancing dari rumah. Rasakan pengalaman seru memancing ikan di tepi pantai. Hasil dari tangkapan ikan, bisa dinikmati dan santap bersama api unggun.

Baca Juga : Sendirian Camping Di Telaga Cebong Dieng

Ada berbagai cara memang untuk menikmati indahnya Pantai Sanglen. Satu yang patut dicoba adalah dengan menggunakan hammock. Bersantai ria sambil berayun-ayun di hammock, bermain ombak di pantai, dan bersantai di tenda sambil menikmati keindahan alam, liburanmu pasti akan lebih berkesan.

Rute Menuju Pantai Sanglen

Camping-Di-Pantai-Sanglen.jpg
Dok : (@cinddd8)

Rute perjalanan melalui Jalan Wonosari yaitu dari Piyungan – Patuk – GCD – Pasar Sambipitu – Hutan Bunder – Gading – Siono – Lapangan Pemda – Wonosari kota – Pasar Hargosari – belok kearah kanan sebelum polres – Jalan Baron – Karangrejek ambil ke arah lurus pertigaan Mulo ambil yang ke kiri Bintaos – Tepus ambil ke kanan ke arah Pantai Pulang Indrayanti – pembayaran tiket masuk Pantai Indrayanti – Pantai Sundak – Pantai Krakal – Pantai Watukodok – Pantai Sanglen.

Kurang lebih lama perjalanan 2 sampai 2,5 jam dari pusat kota Yogyakarta.

Alamat Pantai Sanglen terletak di Kemadang, Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Harga Tiket Masuk Pantai Sanglen

Camping-Di-Pantai-Sanglen.jpg
Dok : (@yuniarsrenowening)

Tiket masuknya dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 10.000 saja, harga tersebut sudah termasuk bebas akses seperti pantai Indrayanti, Watukodok, dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk parkir dikenakan biaya Rp 5.000 untuk roda dua dan Rp 10.000 untuk roda empat. Sementara bagi kamu yang ingin Camping di Pantai Sanglen, cukup membayar seihklasnya.

Masalah kantin atau warung tak perlu khawatir, banyak yang menyediakan berbagai macam menu makanan yang siap menemani para pengunjung. Alangkah baiknya mempersiapkan semua keperluan dari rumah. Biasanya warung tersebut tidak buka 24 jam.

Jadi bagaimana? Tertarik melewati malam dengan cara Camping di Pantai Sanglen. Ajak pasangan ya, selamat berlibur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *