Wisata Embung Kledung, Gak Cuma Hunting! Kamu Juga Bisa Camping

embung_kledung.jpg

Kabupaten Temanggung tak kalah indah dengan Wonosobo. Sejauh mata memandang, tampak dengan jelas 2 gunung yang begitu indah dan mempesona. Sumbing dan Sindoro memang pas dijadikan sebagai ikon kota yang terkenal dengan penghasil tembakau tersebut. Kali ini setelah puas menikmati malam camping cantik di taman wisata alam Posong. Perjalanan dilanjutkan menuju Embung Kledung Temanggung.

Bagi orang Jakarta, namanya memang terdengar sedikit aneh. Dalam istilah orang Jawa, Embung memiliki arti sebagai tempat penampungan air. Sedangkan Kledung merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Temanggung. Awalnya tempat ini dijadikan sebagai sumber penampungan air saat musim kemarau, kini kian populer dan menjadi destinasi wisata.

Berikut ulasan, catatan perjalanan dan fakta unik tentang Embung Kledung Temanggung.

Embung Kledung, Lokasinya Tidak Jauh Dari Taman Wisata Alam Posong Dan Pos Pendakian Gunung Sindoro

Untuk menuju lokasi tidak terlalu jauh dari lokasi yang pertama aku kunjungi (Posong). Hanya memakan waktu kurang lebih 10 menit dengan menggunakan kendaraan umum, dan 5 menit dari pos pendakian gunung Kledung (jalan kaki). Sebenarnya ada beberapa destinasi yang bisa dikunjungi yang dekat dengan Posong, seperti Kledung Pas. Tapi aku dan tim lebih memilih Embung Kledung, alasannya karena destinasi tersebut sedang hits di Instagram dan bikin penasaran.

Untuk mencari lokasi cukup mudah, banyak petunjuk arah begitu juga warga lokal yang sangat baik jika ditanya arah. Lokasinya kurang lebih 1 kilo dari jalan raya, jika tidak mau capek bisa memakai jasa ojeg. Aku sendiri jalan kaki biar kesan Backpackernya terasa. 5 menit jalan kaki, sampai juga di Embung Kledung Temanggung.

Baca Juga : Sendirian Camping Di Telaga Cebong Dieng

Embung Kledung Temanggung, Kolam Buatan Yang Cantik Dan Eksotis

Sampai dilokasi mata ini langsung terpana. Belum pernah sebelumnya melihat kolam buatan seindah ini. Tampak dari sebelah selatan, berdiri gagah dan kokoh gunung Sumbing. Sementara melihat ke barat, berdiri tegak gunung Sindoro yang begitu anggun. Menurut warga, sejarah kolam buatan ini dibangun pada tahun 2010. Luasnya 83x83meter persegi dengan kedalaman sampai 3-4 meter.

Pembangunannya di danai dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) yang menghabiskan biaya 1.2 Milyar. Jika musim kemarau tiba dan para petani kekurangan air, air yang ditampung akan dimanfaatkan untuk mengairi ladang para petani. Didalam kolam juga terdapat ikan Mas yang ukurannya besar dan cantik, eiitts tidak boleh dipancing yah! Biarkan ikan itu hidup karena menambah keunikan dari Embung Kledung Temanggung.

Ada Yang Bilang! Embung Kledung Menyerupai Danau Kawaguci Jepang

Bagi yang pernah berlibur ke Jepang (Duh…!!! Aku sendiri belum pernah, pengen banget kesana untuk reuni dengan Ultramen dan Maria Ozawa). Kolam buatan ini mirip dengan danau Kawaguci di Jepang.  Danau dengan landscape gunung Fuji yang aduhai, menyerupai landscape gunung Sindoro ataupun Sumbing. Aku sendiri berani bilang! Iyaaa sangat mirip dengan Embung Kledung di Temanggung.

Wisata Embung Kledung, Gak Cuma Hunting! Kamu Juga Bisa Camping

Melewati malam dengan view dan spot cantik seperti ini wajib dicoba dengan cara berkemah atau camping. Pengelola yang dikelola oleh para pemuda setempat mengizinkannya. Areanya cukup luas bisa menampung banyak tenda. Jika tak sempat membawa peralatan tak perlu khawatir, pengelola menyediakan peralatan camping yang bisa disewa dengan tarif 40 ribu per malamnya.

Sementara untuk penerangan katanya sih di sediakan genset, toilet juga tersedia, parkir kendaraan juga aman. Kalaupun lapar, ada warung yang siap menemani para pengunjug. Untuk mencoba merasakan melewati di kolam buatan ini pengunjung diharuskan membayar 15 ribu per tenda. Dari pada cuma hunting atau mencari penginapan yang lokasinya cukup jauh, camping di Embung Kledung harus kalian coba. 

Baca Juga : Camping Di Pulau Tidung Ala Backpacker

Embung Kledung, Salah Satu Spot Keceh Menantikan Sunrise

Waktu terbaik untuk mengunjunginya ialah pagi dan sore hari. Jika siang hari, terkadang pemandangan dan lekukan 2 gunung yang menjadi landscape tertutup kabut, kesannya jadi terlihat kurang menarik. Banyak juga yang datang saat subuh. Apa lagi jika bukan menantikan matahari terbit.

Selain melewati malam cantik, pada umumnya yang camping disini untuk berburu matahari terbit. Pancaran sinar matahari yang muncul secara perlahan-lahan dan malu-malu, ditambah pantulan bias cahaya dari kolam, membuat moment siapa saja yang melewatinya menjadi pemandangan yang eksotis dan romantis. Embung Kledung, salah satu spot terbaik menantikan matahari terbit atau Sunrise.

Lokasi, Rute Dan Tiket Masuk Embung Kledung

Alamat dan lokasi Embung Kledung adalah di Jalan Raya Parakan – Wonosobo, Tlahap, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Untuk rutenya, jika dari Magelang, ambilah jalur Magelang Wonosobo via Secang. Ikuti jalur tersebut hingga sampai ke perbatasan Kledung perbatasan Wonosobo – Temanggung. Patokannya pom bensin Kledung, dari sana tinggal tanya penduduk, lokasinya tidak jauh dari jalan raya.

Jika dari arah Wonosobo ambil rute Magelang Temanggung via kretek, sesampainya di pom bensin, ikuti petunjuk yang pertama.

Untuk harga tiket masuk Embung Kledung saat ini hanya Rp 3.000 per orang dan Rp 2.000 untuk parkir kendaraan. Sementara untuk camping, Rp 15.000 per tenda.

Jadi bagaimana? Penasaran dengan kolam buatan yang cantik dan eksostis ini. Yuk angkat ransel, Embung Kledung menantimu!!!!




5 thoughts on “Wisata Embung Kledung, Gak Cuma Hunting! Kamu Juga Bisa Camping

  1. Cantik banget pemandangan di Embun Kledung 🙂 Semua foto2 di sini bagus semua. Bikin orang kepengen main ke sana. Paling asyik camping bareng keluarga ya. Zaman sekarang camping tuh ga susah2an tapi bisa sekelas hotel. Tergantung mau tipe apa ya. Murah banget 15K per tenda 😀

  2. Subhanallah….bagus bangeet Embung Kledung. Tau gitu kemarin main ke sini ya abis dari Dieng. Waah kapan-kapan harus kesini nih….Sekalian ke Posong juga. Belum kesampaian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *