Cidahu Camping Ground, Keseruan Bersama Backpacker Nusantara

cidahu_camping_ground.jpg

Jadi ceritanya begini! Libur 17 Agustusan sempat dilema karena tidak punya agenda liburan pasti. Iseng intip-intip sambil cari open trip di berbagai forum atau grup komunitas Backpacker di Facebook. Dalam pencarian, aku membaca postingan dari member grup Facebook Backpacker Nusantara mengadakan camping ceria share cost di Sukabumi. Tawarannya sungguh menarik, share costnya hanya 90K per orang. Lokasi campingnya di Cidahu camping ground dengan bonus trip tracking Kawah Ratu. Tanpa pikir panjang aku langsung hubungi si travel plannernya.

Sebuah kejutan, ternyata yang membuat itinerarynya seorang Blogger. Namun entah kenapa di profil Instagramnya doi tidak mau disebut sebagai Travel Blogger. Padahal kontent yang doi punya lebih bagus dari kontent punyaku. Namanya mbak Ratna Blogger dari Sukabumi. Cantik, baik, kalem, berhijab, pokoknya kalo kamu lihat doi pasti naksir. Kenal Dian Sastro kan!! Nah iya gak mirip. Karena alasan itulah aku jadi semangat ikut camping ceria di Cidahu Camping Ground Sukabumi.

Menuju Meeting Point St Cicurug Sukabumi, Naik Angkutan Umum

Cidahu Camping Ground
Dok : Pribadi

Kesekian kalinya liburan ke Sukabumi, ini baru pertama kali aku naik angkutan umum. Memulai start dari kostan di Cileungsi menuju Ciawi menggunakan mini helf dengan tarif 18K. Lama perjalanan 45 menit dan Alhamdulillah tol Jagorawi tidak terlalu padat. Biasanya saat akhir pekan tiba, tol Jagorawi selalu menumpuk kendaraan yang menuju arah Puncak ataupun Sukabumi.

Sampai di Ciawi langsung menghubungi teman kantor yang nanti akan mengantar sampai Cicurug. Niat hati tidak ingin merepotkan dan bisa pakai jasa ojol, sedihnya di pertigaan Ciawi sama sekali tidak melihat satupun driver ojol. Yasudah karena teman memaksa akhirnya doi yang mengantarkan aku sampai Cicurug.

Di Cicurug tak lantas menuju lokasi meeting point. Aku sempatkan waktu untuk coba kuliner khas Sukabumi. Terlihat sepanjang jalan banyak jajanan khas, mulai dari moci, geco, bolu pisang dan masih banyak lagi. Karena bingung dan perut sudah terasa lapar, terpilihlah Ketoprak yang aku santap. “Ya ampun, didepan rumah juga banyak kallees bang…!!!”

Perut sudah terisi langsung menghubungi mbak Ratna memberi kabar lokasiku sekarang. Doi menyarankan untuk langsung menuju Stasiun Cicurug. Nanti disana akan berkumpul, kenalan, tuker kado dengan para peserta Cidahu camping ground Sukabumi.

Baca Juga : Camping Cantik Trip Ekonomis Parang Gombong Purwakarta

Menuju Lokasi Cidahu Camping Ground, Drama Dorong Angkot

Sesuai dengan itinerary, jam 2 siang semua sudah berkumpul. Ada yang dari Jakarta, Bogor, Bekasi dan Sukabumi. Terlihat sebagian masih malu-malu untuk berkenalan. Menarik, ini sungguh menarik, ada peserta dari Jakarta yang datang dengan hewan kesayangannya. Trip kali ini pasti akan terasa lebih menyenangkan. Kenapa? Oke, nanti aku ceritakan.

Menuju lokasi camping , sebagian rombongan di carterkan angkot. Ada juga yang dengan mobil pribadi dan motor. Semuanya asyik-asyik dan seru. Total peserta yang ikut kalo tidak salah hitung ada 20-an peserta dengan berbagai macam suku, gaya, dan performa.

Dalam perjalanan, jalan yang dilalui berupa tanjakan dan tikungan khas Sukabumi. Beberapa kali angkot tidak kuat menanjak, entah kondisi mesinnya yang sudah usang atau si driver yang belum pernah main game GTA. Mau tidak mau semua penumpang harus turun. Pegel, iyaa itu yang dirasakan, lumayan jalan kaki dengan kondisi tanjakan. Akan tetapi anggap saja ini sebagai simulasi agar cerita unik, lucu itu tercipta.

cidahu_camping_ground.jpg
Dok : IG@zoetami

Perlahan-lahan tanjakan demi tanjakan angkot bisa mengatasinya. Semua kembali memasuki angkot dengan penuh kegembiraan. Rasa cemas masih menghantui, takut tiba-tiba angkot nyusruk ke sawah. Lama perjalanan kurang lebih dari Stasiun Cicurug 45 menit dan sampai juga lokasi Cidahu Camping Ground.

Baca Juga : Camping Cantik Di Bukit Kosakora Gunung Kidul

Melewati Malam Camping Ground Di Cidahu, Ubi Dan Kentang Bakar Jadi Primadona

cidahu_camping_ground.jpg
Dok : IG@rumilagi

Untuk menuju lokasi camping, harus berjalan kaki terlebih dahulu dari pintu masuk kurang lebih 300 meter. Terdapat beberapa pos yang memang disediakan untuk berkemah. Lokasinya mirip seperti wisata Gunung Pancar Bogor yang dikelilingi hutan Pinus. Berada diketinggian 1200 mpdl, suasananya masih asri dengan suhu udara sangat sejuk.

Satu persatu tenda mulai berdiri, tak lengkap rasanya jika menyatu di alam bebas melewati malam tanpa api unggun. Kita lewati malam dengan penuh kehangatan. Lalu kita berinisiatif membeli ubi dan kentang untuk dibakar dan dinikmati bersama-sama. Untuk mencarinya penuh perjuangan, hingga sampai kembali ke bawah arah Cicurug.

Setelah sekian lama menunggu yang dinantikan akhirnya datang, sang primadona malam ala-ala makanan tradisional. 30 menit di bakar rasanya manis mirip seperti ubi Cilembu. Padahal hanya dibakar dengan aluminium foil tapi sensasi rasa yang dirasakan sekalas bintang 5. Pokoknya muaantaaapp dan uuwweenak!!!

Cidahu_Camping_Ground.jpg
Dok : IG@raniefelia

Puas menikmati ubi dan kentang bakar, kita putuskan untuk Istirahat mengingat agenda selanjutnya esok pagi tracking santai menuju Kawah Ratu. Infonya sih tracking memakan waktu 2 jam, selain itu kita juga berencana mengunjungi Curug. Tapi tidak ada yang tahu persis lokasi Curugnya dimana. Katanya masih 1 area dengan Camping Ground Cidahu.

Baca Juga : Explore Situgunung Sukabumi, Ada Apa Saja

Sekilas Info Tentang Cidahu Camping Ground

cidahu_camping_ground.jpg
Dok : IG@explorecidahu

Dalam penulisan artikel catatan perjalanan ini, aku bingung sebenarnya nama lokasi Camping kita ini apa? Ada yang bilang Cidahu Camping Ground, ada juga yang menyebutnyanya Cangkuang Camping Ground. Namun dari nama itu semua, kebanyakan orang menyebutnya dengan Javana Spa Camping Ground. Dari pada pusing, aku ikuti saja apa yang sering disebut orang.

Info yang aku dapat, Taman Nasional Gunung Halimun Salak ada banyak lokasi camping ground. Salah satunya Javana Spa Resort konon katanya terbesar dan terluas se-Indonesia. Aku juga mendengar di Javana Spa terdapat 7 air terjun yang cantik. Woow!!! Dalam pikiranku, Mungkin ketujuh air terjun itu diprioritaskan hanya untuk para pengunjung Javana Spa Resort.

Biaya Dan Fasilitas Cidahu Camping Ground

cidahu_camping_ground.jpg
Dok : IG@raniefelia

Harga tiket masuk per orang 30K, Hiking 5K dan MCK 5K. Sementara untuk fasilitasnya tersedia warung 24 jam, toilet dan mushola. Harga makananan masih masuk akal dan sesuai kantong. Beda sekali dengan warung makan pada umumnya, biasanya sedikit lebih mahal jika berada di area wisata. Sayangnya menunya masih banyak kekurangan. Disarankan mempersiapkan logistik dari rumah.

Untuk area camping tersedia aliran PLN jadi tak perlu khawatir untuk men-charge HP. Kondisi toiletnya lumayan bersih, banyak, tapi sayang air yang keluar sedikit. Masalah toilet mungkin berbeda jika di pos lain. Tempat rombongan aku kemarin berada di pos 2.

Enaknya di sini, camping groundnya cukup luas dan berada di antara pohon-pohon pinus yang tinggi-tinggi. Bentuknya yang berundak-undak bikin kawasan ini terlihat cantik banget. Rumputnya juga hijau dan rapih. Udaranya seger, sejuk di siang hari, dingin di malam hari.

*)Bersambung di catatan perjalanan tracking Kawah Ratu

Jadi bagaimana? Tertarik melewati malam di Cidahu Camping Ground, ajak keluarga dan pasangan ya!!!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *